kalo di tanya kenapa indonesia kita ini ga maju-maju mungkin salah satu penyebab utama adalah moralitas bangsa yang PARAH !!!
gini ni ceritanya…kira2 dua minggu yang lalu guntur ngobrol-ngobrol ma salah satu asisten manager di salah satu perusahaan telekomunikasi…(namanya pak budi…)
pertama-tama kita diskusi masalah teknologi telekomunikasi yang akhir-akhir ini jarak penerapannya sangat pendek. Indonesia sekarang ini baru akan memasuki era generasi ke 3, yaitu dengan di terapkannya WCDMA UMTS sebagai Radio Transmission Teknologi-nya yang dapat memberikan transfer data berkecapatan tinggi hingga 2 Mbps (teorinya..^_^). belum genap sedasawarsa GSM (generasi ke dua) diterapkan di Indonesia, yaitu di mulai tahun 1997 dimana waktu itu ponsel sungguh menjadi barang yang sangat mewah (satu ponsel harganya bisa sampai 20 jt-an). ga kerasa kini GSM telah merajai telekomunikasi bergerak coz bisa di terima di hampir di seluruh dunia (statistik mengatakan lebih dari 70% jaringan yang ada di dunia memakai GSM), bahkan ponsel yang dulu muahal banget kini di jual kaya kacang goreng dengan modal 200 ato bahkan 100 rb aj kita uda bisa berhaha-hihi ria dengan ponsel…apalagi nomer perdana yang bisa di dapetin dengan harga satu kali makan padang aj…^_^ gmn nggak
terus sekarang ponsel uda macem-macem bentuk dan fiturna ada yang pake kamer lah, mp3 player lah, video recorder lah, bahkan terakhir nokia ngeluarin ponsel TV yang harganya selangit.
terus kemarin di ajang ICS (Indonesia Cellular Show) mobile8 ngeluncurin layanan baru yang namanya mobi tv..intinya kita bisa liat siaran tv lewat jaringan cellular dengan teknologi EVDO nya.
terus banyak fitur-fitur tambahan lain yang bakal nyusul seperti telestreaming, video conference, VOD, yang membutuhkan data rate yang tinggi (WCDMA UMTS memungkinkan layanan ini di terapkan)
Nah dari gambaran itu semua sebenerna di mana siy letak peran serta negara Indonesia kita tercinta ini dalam pementasan drama teknologi dunia ini?
a. jadi pemain utama
b. jadi pemain pembantu utama
c. jadi pemain pembantu
d. jadi figuran
e. jadi penonton
mari kita telaah satu-satu pilihan jawaban di atas:
a. pemain utama, adalah negara negara yang memimpin dalam penciptaan teknologi dan inovasi. Dimana mereka telah mau dan mampu menciptakan teknologi-teknologi telekomunikasi yang kini banyak di konsumsi di seluruh dunia. Negara-negara yang termasuk dalam pemain utama adalah Amerika, yang uda merintis teknologi cellular sejak akhir taun 70 an, bahkan di awal 80 an uda punya sistem generasi pertama yang dapat melayani telekomunikasi bergerak dalam mobil (makanya sekarang di kasi nama mobile communication)–>AMPS (analog) adalah sistem telekomunikasi cellular komersial pertama yang beroperasi di amerika. Kemudian semakin berkembang…secara bertahap menjadi DAMPS (Digital) pada akhir 80an…terus lahirlah IS 95 yang merupakan standar CDMA amerika pertama. terus berkembang menjadi CDMA2000, CDMA20001X, EVDO, EVDV, CDMA200 3X RTT Multi Carrier…dan entah ntar mo di bawa kemana….^_^.
pemain utama yang ke dua adalah negara-negara eropa, dengan milestone yang sama sekitar awal 80an di eropa juga banyak berkembang teknologi telekomunikasai bergerak sepert NMT, TACS baik yang bekerja di pita 450 maupun 900 MHz. Ternyata pepatah bersatu kita teguh bercerai kita runtuh uda di terapkan di eropa. Buktinya mereka membuat konsorsium yang bertujuan untuk membuat suatu standar yang dapat di terapkan di seluruh eropa (ini tujuan awalnya). konsorsium itu di namakan GSM (Groupo Speciale for Mobile…afwan kalo salah..uda lupa…maklum sejarah dapat merah waku smp…^_^) eh…lama kelamaan GSM ini di terima oleh seluruh dunia untuk diterapkan di benua lain selain eropa : asia pasifik, afrika, australia…merupakan pangsa pasar terbesar GSM di dunia. bahkan mengalahkan dominasi amerika. Kemudian akhir-akhir ini santer adanya 3G UMTS WCDMA…(makanan apaan siy ….) yang merupakan standar eropa juga. katanya siy dari akan lebih mudah untuk bermigrasi dari GSM ke WCDMA, karena kita hanya perlu menambahkan modul pada antar muka radio saja (BSS–> Base Station Sub System) sedangkan komponen switching, core network masi bisa pake jaringan yang lama (GSM) walopun ntar jg akhirna wajib kudu ganti…kalo trafik data yang di layani sudah semakin membengkak…coz 3G kan fokus ke layanan data kecepatan tinggi, ibarat jalan yang biasanya cuman dipake becak (voice pada GSM) sekarang di lewatin kontainer (data kecepatan tinggi pada 3G) bakalan ga muat tu jalan…makanya tetep ntar perlu di upgrade…^_^
terus apakah Indonesia termasuk pemain utama……? JELAS TIDAK..!!!!!!
b. Pemain Pembantu utama, negara-negara yang termasuk dalam kategori ini adalah negara-negara yang sekarang ini sedang menggeliat untuk membangun suatu standar sendiri tanpa harus bergantung dengan para "pemain utama" di atas.
jepang adalah salah satu negara asia yang patut kita acungi jempol (9 jempol kalo guntur punya…semua guntur acungin….^_^). awalnya dia mengadopsi teknologi amerika untuk jaringan telekomunikasi cellularnya yaitu CDMA. Nah yang ngebedain jepang ma Indonesia, Jepang tu rasa penasarannya tinggi, semua teknologi yang dia beli pasti dia lakuin riset terhadapnya. Dia beli barang dari luar negeri, di bongkar pasang di dalam negeri, diteliti caranya sistem itu berjalan, terus di cari kelemahannya…kemudian dia berusaha mencari pemecahan dan menciptakan teknologi baru (inovasi…). Buktinya, Jepang dengan FOMA nya pada tahun 2002 uda memasuk tahap Generasi 3. bahkan eropa-pun kalah (yang notabene pemrakarsa 3G). karena life style di sana memang sudah menuntut untuk jepang beralih teknologi. bahkan sekarang ini jepang uda ngembangin standar baru buat generasi ke empat nya (4G) VSF OFCDM…waduh makanan apaan lagi niy… FTTH (Fiber To The Home) uda jadi barang lazim di sana…sedangkan kita…telepon rumah aja masi ada yang ga punya…
China menurut pendapat guntur juga patut di masukkan dalam kategori pemain pembantu utama. Bagaimana tidak, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini China telah menjelma menjadi salah satu raksasa baru yang menyimpan potensi yang TAK TERBAYANGKAN!!! dengan jumlah penduduk yang sangat banyak (sekarang uda hampir 2.5 milyar!!!), China berhasil menyulap sesuatu yang sebenarnya adalah masalah menjadi salah satu kekuatan besar….dengan jumlah penduduk yang banyak, otomatis tenaga kerja akan menjadi murah. Namun kualitas penduduk china adalah sangat bagus, sudah merupakan budaya mereka untuk selalu belajar dan belajar, mau bekerja keras, bahkan hidup prihatin adalah makanan sehari-harinya. Maka tidak heran jika sekarang China menjadi kekuatan baru, yang tidak bisa di anggap remeh. Sekarang guntur mau nanya: Produk barang apa yang tidak di produksi oleh china? ato sederhananya…di pasar-pasar baik itu pasar tradisional maupun supermarket, produk dari negara manakah yang merajai di pasaran? dari celana dalam, kaos dalam, baju, lampu, mainan anak-anak, peralatan rumah tangga, kompor, setrika, motor, bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa barang yang sekarang kita pakai adalah buatan china tetapi kita tidak tahu.. memang dalam segi kualitas produksi china masi kalah jauh. namun dari segi harga, china berhasil memangkas biaya produksi seminim mungkin sehingga dapat mematok harga yang sangat murah sekali…bahkan sekarang ini produk-produk branded dari eropa, mana ada yang asli di buat di eropa? GAK ADA!!! semua manufakturnya di buat di china. Kenapa? karena perusahaan eropa jika merelokasi industri manufakturnya ke china, akan dapat memangkas biaya produksi, karena tenaga kerja yang murah. mau merk apa? NOKIA, SONY ERICSSON, INTEL, SAMSUNG, semua di pabrikasi di china…
Bahkan sekarang China sudah bisa memproduksi sendiri peralatan telekomunikasi dengan brandya sendiri, yaitu ZTE, Hua Wei. peralatan mereka sudah banyak di pakai di negara-negara berkembang seperti Indonesia, Malaysia, Thailand dll..hal ini karena harga yang relatif lebih murah, dengan kualitas yang sudah dapat di andalkan…
Mengenai masalah teknologi generasi ke-3, China juga ga mau kalah. Mereka sudah mengembangkan standar mereka sendiri yang dinamakan TDS-CDMA…waduh makanan asing teh ayeuna’ loba teuing…^_^ mereka kan launchin sekitar tahun 2007.
nah…Indonesia …? dimanakah dikau? yang jelas ga termasuk di jajaran "pemain pembantu utama" ini…
c. pemeran pembantu, negara-negara yang termasuk dalam jajaran pemeran pembantu ini adalah mereka yang sudah berhasil menciptakan teknologi yang dapat menunjang teknologi telekomunikasi, seperti penyediaan content provider, IT, dll
Korea adalah salah satu negara yang termasuk ke dalam kategori ini. Karena industri IT dan komputernya sudah di akui di dunia. siapa yang ga kenal samsung, Asus, mereka itu berasal dari korea…jadi sangat pantas dimasukkan dalam pemeran pembantu dalam panggung teknologi dunia. apalagi dengan teknologi nuklirnya yang akhir-akhir ini membuat "suhu" dunia semakin memanas
India, guntur salut banget dengan India. dulu kira-kira sepuluh tahun yang lalu Indonesia masih unggul di atas India dalam pembangunan. namun sekarang India menjadi basis teknologi Informasi dan Telekomunikasi Asia. Betapa tidak, industri IT India sangat berkembang pesat. Banyak para pelajar India yang mendapat beasiswa ke eropa dan amerika dan berhasil menjadi profesor dan menemukan penemuan yang sangat fantastis… kini India menjadi tempat yang banyak di lirik oleh negara-negara maju untuk menanamkan investasi nya, khususnya di bidan IT. bahkan kabarnya Motorola, dan Nokia akan membangun pusat riset dan teknologi di India, juga manufaktur di sana. bukan tidak mungkin India nantinya akan mengikuti jejak jepang dan china… bahkan teknolgi nuklirnya sekarang ini sudah di akui oleh amerika… oh ya siapa yang ga kenal dengan Bollywood? guntur berani taruhan sebagian besar orang Indonesia pasti pernah nonton felm India…
lagi-lagi Indonesia…dimanakah kau berada? kau ada tapi tidak dimana mana….
GAK TERMASUK….!!!
d. Pemeran Figuran:
Singapura adalah salah satu negara yang layak menyandang kategori ini. Industri IT mereka berkembang pesat sekali dalam satu dasawarsa terakhir ini. Nanyang University menjadi universitas favorit di ASIA setelah BOMBAY Institute of Technology. Bahkna banyak orang Indonesia yang sekolah di sana. Kemarin ada putra bangsa yang belajar di sana memenangkan lomba programing yang diadakan oleh google.com, meraih juara satu kalo ga salah… Singtel (Singapore Telecomm) telah berhasil mengakuisisi Indosat sehingga kini menjadi milik bangsa lain. padahal Telekomunikasi adalah aspek vital yang dapat membahayakan kelangsungan suatu bangsa. bahkan saham telkomsel-pun tidak luput oleh mereka..walaupun kini presentasenya masih kecil.
Singapura, bahkan negaranya ga lebih besar luas jakarta. tapi mengapa Indonesia bisa kalah???
Malaysia…kini tengah menggeliat. Salah satu murid Indonesia ini kini mulai meninggalkan gurunya di belakng. Bagaimana tidak, dulu waktu SD guntur inget banget kalo malaysia banyak mendatangkan guru dari Indonesia buat ngajar di sana. Industri perminyakannya pun telah melampaui Indonesia. Petronas telah berhasil menjadi perusahaan multinasional yang cukup di segani di wilayah asia, khususnya asia tenggara. Banyak depot Pompa bensinnya yang telah bercokol di Jakarta. Industri IT-nya pun cukup berkembang. Industri otomotif juga telah mulai di rintis oleh mereka dengan adanya Proton (brand mobil malaysia), bahkan telecomm malaysia telah berhasil menguasai sebagian besar saham PT.Excelcommindo pratama.
Figuran? bahkan jadi figuran pun Indonesia ga mampu!!!
coba bayangin: sekarang Indonesia sekarang ini punya apa?
minyak uda semakin lama semakin abis…buktinya akhir-akhir ini uda semakin krisis aja…
guntur ga tau pola pikir pemerintah, kita tu penghasil minyak mentah yang cukup gedhe. kok bisa-bisanya ngimpor minyak dari luar negeri…ga masuk akal kan?
ternyata…minyak mentah yang kita gali tu kita jual, terus uangnya kita beliin minyak jadi dari negara lain..yang notabene harganya pasti lebih mahal, lom biaya transportasinya…
BEGO kan? mending kita kembangin sendiri pengolahan minyak mentah menjadi minyak jadi, so kita ga perlu bergantung dari negara-negara lain, apalagi amerika…
tambang emas..? semua uda di keruk ama amerika…kita kebagian limbahnya aja…
(sodara2 kita di papua), bahkan dari 100 % kita cuman kebagian 3%, dari 3% yang di rasakan ma rakyat..hampir kaga ada…semua menguap di kantong-kantong pejabat ga bertanggung jawab.
blok cepu…? di serahkan suka rela ke amerika…ga tau ada apa ma elit politik kita…lha kita..lagi-lagi jadi "penonton" aja…uda tau pengalaman freeport kaya’ gitu…masi aja percaya mereka…
perusahaan BUMN nasional (terutama telekomunikasi) uda ga ada yang murni milik Indonesia..bahkan uda ada yang lepas kepemilikan ke negara lain….sedih ga’ siy….
jangankan jadi pemain utama, jadi piguran pun Indonesia ga mampu…
Idealnya suatu negara itu bisa menjadi negara yang mencipta (manufacturer) dan berinovasi…sehingga dapat selalu memimpin lebih maju dari negara lain.(contoh: amerika, eropa, jepang…korea dll)
Atau kita menjadi negara pedagang, yaitu negara yang tidak bisa mencipta, namun cukup kreatif untuk mengemas produk sehingga dapat dan layak jual (contoh: Singapura)
sekarang ini Indonesia sedang mengarah kepada negara pedagang.buktinya mana ada Indonesia menciptakan teknologi…(paling-paling ekspor baju doank…) operator-operator sekarang cuman fokus di marketing, ma operasional dan maintenance…ga ada kepikir ngembangin teknologi sendiri…
yah ga tau…., mungkin mentalitas orang indonesia emang uda dasarnya ga mau maju bareng-bareng. ego pribadi masih sangat tinggi. Ingin bahagia sendirian saja, ma kroni-kroninya…rakyat mah GA’ PENTING!!!
akibatnya banyak aset negara yang kini jadi ga jelas kemana… bahkan perusahaan nasional mana yang sekarang ini murni milik kita….? ga’ da (ada dink…tapi dikit)
kalau kita mau merunut ke belakang, para elit politik yang sekarang duduk di pemerintahan itu kan para reformis 98 yang dulu berkoar-koar…buktinya sekarang sama aj…para elit jaman orba juga sama dulu angkatan yang ga setuju ma rezim sukarno…
guntur jadi inget omongan pak Budi (yang tadi guntur sebutin di atas)…
—>Beliau bilang gini:" kita ga usah lah sok-sok an berkoar-koar, demo, ato apalah…seperti yang adek-adek sekarang banyak lakukan (dia ngomong ma guntur..padahal guntur juga ga pernah demo..xixixiy…)
kita ga usah nyalahin atasan yang berbuat "ngawur…Korupsi..dll" , soalna saya juga ga bisa ngejamin apakah saya ga akan ngelakuin hal yang sama kalo saya punya kesempatan seperti dia…
terus terang saya punya anak, punya istri, punya keluarga yang butuh makan.
mungkin saat ini adek bisa bilang pola pikir bapak ini salah (mahasiswa = idealis) tapi apakah kalian yakin ntar kalo kalian uda diatas..ga bakalan ngelakuin hal yang sama…
fakta sudah membuktikan bahwa pejabat-pejabat sekarang ini pun dulunya juga seperti kalian…
intinya adalah pada sistem yang sudah membudaya, akarnya sudah menembus dalam, batangnya sudah menjulang tinggi, daunnya sudah "ngrembuyung" dan tidak bisa di pangkas sedikitpun.
terus bagian mana yang harus di perbaiki? supaya moralitas Indonesia ini bisa menjadi lebih baik?
inilah yang harus di jawab oleh kita sebagai generasi pemuda…apakah kita tetap akan seperti mereka (para pejabat) yang kini sedikit-sedikit menggerogoti Indonesia? kalau kita masih punya moralitas yang sama…guntur pesimis terhadap nasib indonesia ini…
siapa ingin dunia di "tangannya" maka kuasailah ilmu…
siapa ingin akhirat di "hatinya" maka kuasailah ilmu…
agama tanpa ilmu adalah buta, ilmu tanpa agama adalah lumpuh…(albert einstein)
ga masalah mau di bawa ke mana Indonesia ini…entah mo murni jadi pedagang, ato mau jadi inventor, manufacturer, inovator (ini lebih baik..walopun jalan yang musti di tempuh akan sangat panjang dan berliku…)…..YANG PALING PENTING ADALAH KONSISTENSI (meluruskan niat)….ISTIQOMAH (menyempurnakan ikhtiar)…hingga nanti membuahkan hasil yang di inginkan…Tinggal sabar dan Syukur….as simple as that…^_^
guntur punya mimpi…
besok suatu saat anak-cucu kita bisa menjadi leader…di segala sendi kehidupan…dengan islam sebagai way of life…Insya’4JJI amin!!!
karena sesungguhnya mimpi lebih berharga dari sekedar ilmu pasti (kata einstein lagi…)
this is just an opinion…if you disagree…please comment…thanks
maaf atas segala salah kata….
sekian semoga bermanfaat…