Archive for July, 2006

you’ve got a friends…

Saturday, July 29th, 2006

hari ini…guntur sungguh menghayati akan lirik lagu di bawah ini…

reff:
You just call out my name,
                        and you know wherever I am
                        I’ll come running to see you again.
                        Winter, spring, summer, or fall,
                        all you have to do is call
                        and I’ll be there…
                        You’ve got a friend.

betapa arti teman sungguh berharga. teman yang selalu ada saat susah dan duka. teman yang rela memberikan sebagian kebahagiaan (atau bahkan seluruh kebahagiaannya) demi kebahagiaan temannya…

Alhamdulillah guntur di karuniai teman yang baik dan banyak memberikan pelajarn kehidupan, yang ga bakalan guntur dapat di kuliah manapun. ya MMS (Mas-mas n’ Mbak-mbak Sagita…) ini…guntur nemuin kekeluargaan sahabat yang hangat dan penuh semangat…

saat kita terpuruk..,
guntur bahagia karena guntur masi punya mereka yang siap menjadi jamban…tempat guntur menumpahkan keluhan…

thank you all my friends…
thank you 4JJI…

aer…

Friday, July 28th, 2006

artikel ini guntur copy dari eramuslim.com

dari artikel ini kita bisa memetik banyak pelajaran hidup…

Kita ini tak ubahnya ibarat air. Dia mengalir dengan lincahnya.
Jangan coba-coba diam karena akan menggenang sehingga bisa memunculkan
bau tak sedap dan mengundang berbagai macam penyakit. Begitulah kita,
apalagi yang mengaku dirinya sebagai seorang muslim. Kita dituntut
untuk senantiasa bergerak. Tentu saja bergerak di sini bukan hanya
mengejar obsesi diri sendiri semata.

Tapi, memikirkan dan berbuat
untuk orang lain itu perlu seperti kata Sayyid Qutb, seorang pemikir
muslim dari Mesir, beliau pernah berkata, ”Siapa yang hanya memikirkan
dirinya sendiri, dia akan hidup sebagai orang kerdil dan mati sebagai
orang kerdil, tapi, siapa yang mau memikirkan orang lain, dia akan
hidup sebagai orang besar dan mati sebagai orang besar.”

Di
sinilah keberadaan kita di dunia ini mempunyai makna. Sungguh malang
ketika ada atau tidaknya kita itu tidak mempunyai makna dan pengaruh
sama sekali terhadap masyarakat sekitar kita. Atau bahkan, justru
keberadaan kita tidak diinginkan orang karena ketika kita hadir justru
menjadi biang kerok dan pembuat masalah. Jika kondisi ini menimpa kita,
duh, betapa tidak ada harganya kita di mata orang lain.

Untuk
itulah, keberadaan kita sesungguhnya di dunia ini adalah sejauh mana
kita bisa berbuat bagi orang lain, karena inilah rahasia pribadi unggul
manusia bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi
orang lain. Pertanyaannya, apakah kita lebih sering memberikan manfaat
bagi orang lain, pemberi solusi atas berbagai masalah, atau sebaliknya,
tukang pembuat masalah dan pemerkeruh suasana? Ingat bahwa air bisa
memberikan kesejukan, tapi juga bisa memunculkan banjir bandang.

Kemudian,
kita juga bisa mengamati bahwa air itu selalu menuju ke tempat
tertentu. Kita pun begitu, kehidupan kita harus mempunyai orientasi
yang jelas, tujuan hidup yang jelas, tak sekedar mengalir begitu saja.
Dalam hal ini, persoalan waktu menjadi penting karena orang besar,
waktunya adalah sebuah sejarah tersendiri. Kita semestinya pandai
memanfaatkan waktu, bukan agar menjadi orang besar, tapi agar kita bisa
banyak berbuat untuk sesama untuk sebuah manfaat. Untuk itulah, kita
perlu merenung ulang tentang kebiasaan yang masih kita lakukan.

Berapa
banyak waktu yang terbuang untuk menonton televisi, jalan-jalan ke mall
atau bersenang-senang menikmati massa muda. Sementara, seperti kata
Hasan Al-Banna ”Kewajiban kita lebih banyak dari waktu yang tersedia”.
Masihkan kita akan bermalas-malasan, sementara kita sering terlalu
berbangga diri dengan identitas sebagai seorang muslim padahal jarang
berjuang menyeru kebaikan apalagi mencegah kemungkaran. Duh, betapa
malunya kita kepada Allah SWT ketika kita mengaku pejuang sejati.

***

Tak
hanya sekedar itu, air ternyata juga mempunyai folosofi yang mendalam.
Ketika ditahan atau dihambat dia akan terus mencari jalan lain, jalan
keluarnya. Semasa dihambat itu, kekuatan air juga semakin besar. Lihat
saja, misalnya ketika air dibendung, setelahnya akan menghasilkan
energi yang besar. Inilah rahasia besar air yang kadang tidak kita
sadari. Di dalam kehidupan keseharian kita, barangkali banyak persoalan
atau bahkan konflik yang kita rasakan. Banyak orang yang memandang
remeh cita-cita dan obsesi kita.

Namun, ketika kita berpikir
positif atas berbagai onak dan duri yang melanda itu terkadang justru
membuat kita semakin dewasa untuk menjalani kehidupan di kemudian hari.
Syaratnya, tak usahlah terlalu banyak berkeluh kesah. Yang terpenting
adalah tetaplah tegak berdiri, bergerak menyongsong obesesi-obsesi
kita, Insyallah ketika kerja keras sudah kita lakukan, Allah pasti akan
membalas dengan hasil kebaikan yang memuaskan bagi kita. Masalah hidup
akan senantiasa ada, tinggal bagaimana kita mensikapinya. Dengan keluh
kesah semata, atau bijaksana menghadapinya.

** jadi termasuk air apakah kita?
    apakah air zam-zam…seperti layaknya Rasulullah SAW…
    apakah air hujan, yang turun memberikan rahmat-Nya…seperti para sahabat dan tabi’in
    apakah air Aqua…yang walaupun katanya sehat…tapi harganya mahal…
    apakah air sungai…yang sepanjang alirannya mengaliri tanah, dan sawah…dan menyuburkannya
    apakah air PDAM yang walaupun sehat…tapi alirannya seret…kadang-kadang macet…
    atau air selokan…yang hitam kelam, mampet, terus banyak nyamuknya…tempat berbagai             macam penyakit bersarang…

he..he…he…guntur termasuk yang mana yah…
kayakna termasuk air selokan…tapi bukan yang mampet…(ngalir) walaupun kotor, tapi bermanfaat…
coba bayangin kalo ga ada selokan…kampung kita bisa banjir kalo ujan… ^_^
n’ doain jg air selokan ini bisa mengalir terus…dari hulu ke hilir dan bermuara di sungai…
akhirna jadi deh air sungai…dan bisa bermanfaat di setiap aliran yang di lewatinya….
Insya’4JJI amin…

Islam beureuman

Friday, July 28th, 2006

Hari ini, di khotbah sholat jumat guntur mendengar khotib menyajikan data statistik yang sangat menarik.Indonesia yang menjadi negara dengan penduduk Islam terbesar, ternyata dari sekitar 170 jutaan umatIslam di Indonesia, hasil survey membuktikan bahwa hanya sekitar 36 % yang bisa membaca Al-Qur’an. Terusdari 36 % itu,hanya sekitar 16 % -nya saja yang bisa membaca Al-Qur’an dengan tartil dan benar Tajwidnya.Ironinya lagi dari 16 %  tersebut, hanya 3 % saja yang rutin membacanya. Data ini sungguh sangat membuatsaya sangat sedih, karena dari 3% itu yang benar-benar bisa mentadaburi Al-Qur’an hanya sekitar 0.00002 % saja. Ironi sekali kan.

tadi guntur sempat berpikir, masuk dalam bagian manakah guntur ini? hmm ga tau dey…yang pasti guntur masi dangkalbanget…kayakna termasukna di 0.00002 % (dari 54 % sisanya….xixixiy….). Kebayang ga, kalo yang bisa baca Qur’an (36 % diatas) aj punya komposisi yang beragam, apalagi yang 54 % (yang ga bisa baca Qur’an dengan lancar)…pasti keberagaman itu menjadi semakin kompleks…ada yang bener-bener ga pernah kenal apa yang namanya Qur’an (bahkan nyentuh aj lom pernah), ada yang kerjaannya jualan Qur’an or buku keagamaan (di bus-bus ekonomi…guntur sering jumpain…) tapi ga pernah baca buku-buku yang di jualnya itu…, ada yang bapaknya kyai, ada anak kecil umur 5 taon yang lom bisa baca Qur’an (ini mah emang lom bisa kali tur…he..he…he..berarti Islam guntur masi sama kayak anak kecil umur 5 taon…bagusan anak kecil itu kali tur…at least dia ga banyak dosa kaya kamu…yang bergelimang dosa…T_T), ada juga yang jd bandit…dll

Yah doain ajah, semoga orang-orang seperti guntur ini bisa menjadi lebih baik dalam pemahaman dan amalan Islam, sehingga Indonesia ini bisa menjadi negara yang benar-benar Islam secara kaffah. Insya’4JJI amin….
yang jelas satu yang selalu guntur pegang…hidup ini cuman buat nyari ridho dan rahmat-Nya ^_^

(he..he…he../me: jadi geli sekaligus sedih, nyadar kalo guntur ini masi kayak gini…)   

moralitas indonesia

Wednesday, July 26th, 2006

kalo di tanya kenapa indonesia kita ini ga maju-maju mungkin salah satu penyebab utama adalah moralitas bangsa yang PARAH !!!

gini ni ceritanya…kira2 dua minggu yang lalu guntur ngobrol-ngobrol ma salah satu asisten manager di salah satu perusahaan telekomunikasi…(namanya pak budi…)
pertama-tama kita diskusi masalah teknologi telekomunikasi yang akhir-akhir ini jarak penerapannya sangat pendek. Indonesia sekarang ini baru akan memasuki era generasi ke 3, yaitu dengan di terapkannya WCDMA UMTS sebagai Radio Transmission Teknologi-nya yang dapat memberikan transfer data berkecapatan tinggi hingga 2 Mbps (teorinya..^_^). belum genap sedasawarsa GSM (generasi ke dua) diterapkan di Indonesia, yaitu di mulai tahun 1997 dimana waktu itu ponsel sungguh menjadi barang yang sangat mewah (satu ponsel harganya bisa sampai 20 jt-an). ga kerasa kini GSM telah merajai telekomunikasi bergerak coz bisa di terima di hampir di seluruh dunia (statistik mengatakan lebih dari 70% jaringan yang ada di dunia memakai GSM), bahkan ponsel yang dulu muahal banget kini di jual kaya kacang goreng dengan modal 200 ato bahkan 100 rb aj kita uda bisa berhaha-hihi ria dengan ponsel…apalagi nomer perdana yang bisa di dapetin dengan harga satu kali makan padang aj…^_^ gmn nggak
terus sekarang ponsel uda macem-macem bentuk dan fiturna ada yang pake kamer lah, mp3 player lah, video recorder lah, bahkan terakhir nokia ngeluarin ponsel TV yang harganya selangit.

terus kemarin di ajang ICS (Indonesia Cellular Show) mobile8 ngeluncurin layanan baru yang namanya mobi tv..intinya kita bisa liat siaran tv lewat jaringan cellular dengan teknologi EVDO nya.
terus banyak fitur-fitur tambahan lain yang bakal nyusul seperti telestreaming, video conference, VOD, yang membutuhkan data rate yang tinggi (WCDMA UMTS memungkinkan layanan ini di terapkan)

Nah dari gambaran itu semua sebenerna di mana siy letak peran serta negara Indonesia kita tercinta ini dalam pementasan drama teknologi dunia ini?
a. jadi pemain utama
b. jadi pemain pembantu utama
c. jadi pemain pembantu
d. jadi figuran
e. jadi penonton

mari kita telaah satu-satu pilihan jawaban di atas:
a. pemain utama, adalah negara negara yang memimpin dalam penciptaan teknologi dan inovasi. Dimana mereka telah mau dan mampu menciptakan teknologi-teknologi telekomunikasi yang kini banyak di konsumsi di seluruh dunia. Negara-negara yang termasuk dalam pemain utama adalah Amerika, yang uda merintis teknologi cellular sejak akhir taun 70 an, bahkan di awal 80 an uda punya sistem generasi pertama yang dapat melayani telekomunikasi bergerak dalam mobil (makanya sekarang di kasi nama mobile communication)–>AMPS (analog) adalah sistem telekomunikasi cellular komersial pertama yang beroperasi di amerika. Kemudian semakin berkembang…secara bertahap menjadi DAMPS (Digital) pada akhir 80an…terus lahirlah IS 95 yang merupakan standar CDMA amerika pertama. terus berkembang menjadi CDMA2000, CDMA20001X, EVDO, EVDV, CDMA200 3X RTT Multi Carrier…dan entah ntar mo di bawa kemana….^_^.
pemain utama yang ke dua adalah negara-negara eropa, dengan milestone yang sama sekitar awal 80an di eropa juga banyak berkembang teknologi telekomunikasai bergerak sepert NMT, TACS baik yang bekerja di pita 450 maupun 900 MHz. Ternyata pepatah bersatu kita teguh bercerai kita runtuh uda di terapkan di eropa. Buktinya mereka membuat konsorsium yang bertujuan untuk membuat suatu standar yang dapat di terapkan di seluruh eropa (ini tujuan awalnya). konsorsium itu di namakan GSM (Groupo Speciale for Mobile…afwan kalo salah..uda lupa…maklum sejarah dapat merah waku smp…^_^) eh…lama kelamaan GSM ini di terima oleh seluruh dunia untuk diterapkan di benua lain selain eropa : asia pasifik, afrika, australia…merupakan pangsa pasar terbesar GSM di dunia. bahkan mengalahkan dominasi amerika. Kemudian akhir-akhir ini santer adanya 3G UMTS WCDMA…(makanan apaan siy ….) yang merupakan standar eropa juga. katanya siy dari akan lebih mudah untuk bermigrasi dari GSM ke WCDMA, karena kita hanya perlu menambahkan modul pada antar muka radio saja (BSS–> Base Station Sub System) sedangkan komponen switching, core network masi bisa pake jaringan yang lama (GSM) walopun ntar jg akhirna wajib kudu ganti…kalo trafik data yang di layani sudah semakin membengkak…coz 3G kan fokus ke layanan data kecepatan tinggi, ibarat jalan yang biasanya cuman dipake becak (voice pada GSM) sekarang di lewatin kontainer (data kecepatan tinggi pada 3G) bakalan ga muat tu jalan…makanya tetep ntar perlu di upgrade…^_^
terus apakah Indonesia termasuk pemain utama……? JELAS TIDAK..!!!!!!

b. Pemain Pembantu utama, negara-negara yang termasuk dalam kategori ini adalah negara-negara yang sekarang ini sedang menggeliat untuk membangun suatu standar sendiri tanpa harus bergantung dengan para "pemain utama" di atas.
jepang adalah salah satu negara asia yang patut kita acungi jempol (9 jempol kalo guntur punya…semua guntur acungin….^_^). awalnya dia mengadopsi teknologi amerika untuk jaringan telekomunikasi cellularnya yaitu CDMA. Nah yang ngebedain jepang ma Indonesia, Jepang tu rasa penasarannya tinggi, semua teknologi yang dia beli pasti dia lakuin riset terhadapnya. Dia beli barang dari luar negeri, di bongkar pasang di dalam negeri, diteliti caranya sistem itu berjalan, terus di cari kelemahannya…kemudian dia berusaha mencari pemecahan dan menciptakan teknologi baru (inovasi…). Buktinya, Jepang dengan FOMA nya pada tahun 2002 uda memasuk tahap Generasi 3. bahkan eropa-pun kalah (yang notabene pemrakarsa 3G). karena life style di sana memang sudah menuntut untuk jepang beralih teknologi. bahkan sekarang ini jepang uda ngembangin standar baru buat generasi ke empat nya (4G) VSF OFCDM…waduh makanan apaan lagi niy… FTTH (Fiber To The Home) uda jadi barang lazim di sana…sedangkan kita…telepon rumah aja masi ada yang ga punya…

China menurut pendapat guntur juga patut di masukkan dalam kategori pemain pembantu utama. Bagaimana tidak, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini China telah menjelma menjadi salah satu raksasa baru yang menyimpan potensi yang TAK TERBAYANGKAN!!! dengan jumlah penduduk yang sangat banyak (sekarang uda hampir 2.5 milyar!!!), China berhasil menyulap sesuatu yang sebenarnya adalah masalah menjadi salah satu kekuatan besar….dengan jumlah penduduk yang banyak, otomatis tenaga kerja akan menjadi murah. Namun kualitas penduduk china adalah sangat bagus, sudah merupakan budaya mereka untuk selalu belajar dan belajar, mau bekerja keras, bahkan hidup prihatin adalah makanan sehari-harinya. Maka tidak heran jika sekarang China menjadi kekuatan baru, yang tidak bisa di anggap remeh. Sekarang guntur mau nanya: Produk barang apa yang tidak di produksi oleh china? ato sederhananya…di pasar-pasar baik itu pasar tradisional maupun supermarket, produk dari negara manakah yang merajai di pasaran? dari celana dalam, kaos dalam, baju, lampu, mainan anak-anak, peralatan rumah tangga, kompor, setrika, motor, bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa barang yang sekarang kita pakai adalah buatan china tetapi kita tidak tahu.. memang dalam segi kualitas produksi china masi kalah jauh. namun dari segi harga, china berhasil memangkas biaya produksi seminim mungkin sehingga dapat mematok harga yang sangat murah sekali…bahkan sekarang ini produk-produk branded dari eropa, mana ada yang asli di buat di eropa? GAK ADA!!! semua manufakturnya di buat di china. Kenapa? karena perusahaan eropa jika merelokasi industri manufakturnya ke china, akan dapat memangkas biaya produksi, karena tenaga kerja yang murah. mau merk apa? NOKIA, SONY ERICSSON, INTEL, SAMSUNG, semua di pabrikasi di china…
Bahkan sekarang China sudah bisa memproduksi sendiri peralatan telekomunikasi dengan brandya sendiri, yaitu ZTE, Hua Wei. peralatan mereka sudah banyak di pakai di negara-negara berkembang seperti Indonesia, Malaysia, Thailand dll..hal ini karena harga yang relatif lebih murah, dengan kualitas yang sudah dapat di andalkan…
Mengenai masalah teknologi generasi ke-3, China juga ga mau kalah. Mereka sudah mengembangkan standar mereka sendiri yang dinamakan TDS-CDMA…waduh makanan asing teh ayeuna’ loba teuing…^_^ mereka kan launchin sekitar tahun 2007.

nah…Indonesia …? dimanakah dikau? yang jelas ga termasuk di jajaran "pemain pembantu utama" ini…

c. pemeran pembantu, negara-negara yang termasuk dalam jajaran pemeran pembantu ini adalah mereka yang sudah berhasil menciptakan teknologi yang dapat menunjang teknologi telekomunikasi, seperti penyediaan content provider, IT, dll
Korea adalah salah satu negara yang termasuk ke dalam kategori ini. Karena industri IT dan komputernya sudah di akui di dunia. siapa yang ga kenal samsung, Asus, mereka itu berasal dari korea…jadi sangat pantas dimasukkan dalam pemeran pembantu dalam panggung teknologi dunia. apalagi dengan teknologi nuklirnya yang akhir-akhir ini membuat "suhu" dunia semakin memanas
India, guntur salut banget dengan India. dulu kira-kira sepuluh tahun yang lalu Indonesia masih unggul di atas India dalam pembangunan. namun sekarang India menjadi basis teknologi Informasi dan Telekomunikasi Asia. Betapa tidak, industri IT India sangat berkembang pesat. Banyak para pelajar India yang mendapat beasiswa ke eropa dan amerika dan berhasil menjadi profesor dan menemukan penemuan yang sangat fantastis… kini India menjadi tempat yang banyak di lirik oleh negara-negara maju untuk menanamkan investasi nya, khususnya di bidan IT. bahkan kabarnya Motorola, dan Nokia akan membangun pusat riset dan teknologi di India, juga manufaktur di sana. bukan tidak mungkin India nantinya akan mengikuti jejak jepang dan china… bahkan teknolgi nuklirnya sekarang ini sudah di akui oleh amerika… oh ya siapa yang ga kenal dengan Bollywood? guntur berani taruhan sebagian besar orang Indonesia pasti pernah nonton felm India…

lagi-lagi Indonesia…dimanakah kau berada? kau ada tapi tidak dimana mana….
GAK TERMASUK….!!!

d. Pemeran Figuran:
Singapura adalah salah satu negara yang layak menyandang kategori ini. Industri IT mereka berkembang pesat sekali dalam satu dasawarsa terakhir ini. Nanyang University menjadi universitas favorit di ASIA setelah BOMBAY Institute of Technology. Bahkna banyak orang Indonesia yang sekolah di sana. Kemarin ada putra bangsa yang belajar di sana memenangkan lomba programing yang diadakan oleh google.com, meraih juara satu kalo ga salah… Singtel (Singapore Telecomm) telah berhasil mengakuisisi Indosat sehingga kini menjadi milik bangsa lain. padahal Telekomunikasi adalah aspek vital yang dapat membahayakan kelangsungan suatu bangsa. bahkan saham telkomsel-pun tidak luput oleh mereka..walaupun kini presentasenya masih kecil.
Singapura, bahkan negaranya ga lebih besar luas jakarta. tapi mengapa Indonesia bisa kalah???

Malaysia…kini tengah menggeliat. Salah satu murid Indonesia ini kini mulai meninggalkan gurunya di belakng. Bagaimana tidak, dulu waktu SD guntur inget banget kalo malaysia banyak mendatangkan guru dari Indonesia buat ngajar di sana. Industri perminyakannya pun telah melampaui Indonesia. Petronas telah berhasil menjadi perusahaan multinasional yang cukup di segani di wilayah asia, khususnya asia tenggara. Banyak depot Pompa bensinnya yang telah bercokol di Jakarta. Industri IT-nya pun cukup berkembang. Industri otomotif juga telah mulai di rintis oleh mereka dengan adanya Proton (brand mobil malaysia), bahkan telecomm malaysia telah berhasil menguasai sebagian besar saham PT.Excelcommindo pratama.

Figuran? bahkan jadi figuran pun Indonesia ga mampu!!!
coba bayangin: sekarang Indonesia sekarang ini punya apa?
minyak uda semakin lama semakin abis…buktinya akhir-akhir ini uda semakin krisis aja…
guntur ga tau pola pikir pemerintah, kita tu penghasil minyak mentah yang cukup gedhe. kok  bisa-bisanya ngimpor minyak dari luar negeri…ga masuk akal kan?
ternyata…minyak mentah yang kita gali tu kita jual, terus uangnya kita beliin minyak jadi dari negara lain..yang notabene harganya pasti lebih mahal, lom biaya transportasinya…
BEGO kan? mending kita kembangin sendiri pengolahan minyak mentah menjadi minyak jadi, so kita ga perlu bergantung dari negara-negara lain, apalagi amerika…

tambang emas..? semua uda di keruk ama amerika…kita kebagian limbahnya aja…
(sodara2 kita di  papua), bahkan dari 100 % kita cuman kebagian 3%, dari 3% yang di rasakan ma rakyat..hampir kaga ada…semua menguap di kantong-kantong pejabat ga bertanggung jawab.

blok cepu…? di serahkan suka rela ke amerika…ga tau ada apa ma elit politik kita…lha kita..lagi-lagi jadi "penonton" aja…uda tau pengalaman freeport kaya’ gitu…masi aja percaya mereka…

perusahaan BUMN nasional (terutama telekomunikasi) uda ga ada yang murni milik Indonesia..bahkan uda ada yang lepas kepemilikan ke negara lain….sedih ga’ siy….
jangankan jadi pemain utama, jadi piguran pun Indonesia ga mampu…

Idealnya suatu negara itu bisa menjadi negara yang mencipta (manufacturer) dan berinovasi…sehingga dapat selalu memimpin lebih maju dari negara lain.(contoh: amerika, eropa, jepang…korea dll)
Atau kita menjadi negara pedagang, yaitu negara yang tidak bisa mencipta, namun cukup kreatif untuk mengemas produk sehingga dapat dan layak jual (contoh: Singapura)

sekarang ini Indonesia sedang mengarah kepada negara pedagang.buktinya mana ada Indonesia menciptakan teknologi…(paling-paling ekspor baju doank…) operator-operator sekarang cuman fokus di marketing, ma operasional dan maintenance…ga ada kepikir ngembangin teknologi sendiri…
yah ga tau…., mungkin mentalitas orang indonesia emang uda dasarnya ga mau maju bareng-bareng. ego pribadi masih sangat tinggi. Ingin bahagia sendirian saja, ma kroni-kroninya…rakyat mah GA’ PENTING!!!
akibatnya banyak aset negara yang kini jadi ga jelas kemana… bahkan perusahaan nasional mana yang sekarang ini murni milik kita….? ga’ da (ada dink…tapi dikit)

kalau kita mau merunut ke belakang, para elit politik yang sekarang duduk di pemerintahan itu kan para reformis 98 yang dulu berkoar-koar…buktinya sekarang sama aj…para elit jaman orba juga sama dulu angkatan yang ga setuju ma rezim sukarno…
guntur jadi inget omongan pak Budi (yang tadi guntur sebutin di atas)…
—>Beliau bilang gini:" kita ga usah lah sok-sok an berkoar-koar, demo, ato apalah…seperti yang adek-adek sekarang banyak lakukan (dia ngomong ma guntur..padahal guntur juga ga pernah demo..xixixiy…)
kita ga usah nyalahin atasan yang berbuat "ngawur…Korupsi..dll" , soalna saya juga ga bisa ngejamin apakah saya ga akan ngelakuin hal yang sama kalo saya punya kesempatan seperti dia…
terus terang saya punya anak, punya istri, punya keluarga yang butuh makan.
mungkin saat ini adek bisa bilang pola pikir bapak ini salah (mahasiswa = idealis) tapi apakah kalian yakin ntar kalo kalian uda diatas..ga bakalan ngelakuin hal yang sama…
fakta sudah membuktikan bahwa pejabat-pejabat sekarang ini pun dulunya juga seperti kalian…
intinya adalah pada sistem yang sudah membudaya, akarnya sudah menembus dalam, batangnya sudah menjulang tinggi, daunnya sudah "ngrembuyung" dan tidak bisa di pangkas sedikitpun.

terus bagian mana yang harus di perbaiki? supaya moralitas Indonesia ini bisa menjadi lebih baik?
inilah yang harus di jawab oleh kita sebagai generasi pemuda…apakah kita tetap akan seperti mereka (para pejabat) yang kini sedikit-sedikit menggerogoti Indonesia? kalau kita masih punya moralitas yang sama…guntur pesimis terhadap nasib indonesia ini…

siapa ingin dunia di "tangannya" maka kuasailah ilmu…
siapa ingin akhirat di "hatinya" maka kuasailah ilmu…
agama tanpa ilmu adalah buta, ilmu tanpa agama adalah lumpuh…(albert einstein)

ga masalah mau di bawa ke mana Indonesia ini…entah mo murni jadi pedagang, ato mau jadi inventor, manufacturer, inovator (ini lebih baik..walopun jalan yang musti di tempuh akan sangat panjang dan berliku…)…..YANG PALING PENTING ADALAH KONSISTENSI (meluruskan niat)….ISTIQOMAH (menyempurnakan ikhtiar)…hingga nanti membuahkan hasil yang di inginkan…Tinggal sabar dan Syukur….as simple as that…^_^

guntur punya mimpi…
besok suatu saat anak-cucu kita bisa menjadi leader…di segala sendi kehidupan…dengan islam sebagai way of life…Insya’4JJI amin!!!

karena sesungguhnya mimpi lebih berharga dari sekedar ilmu pasti (kata einstein lagi…)

this is just an opinion…if you disagree…please comment…thanks

maaf atas segala salah kata….
sekian semoga bermanfaat…

Indonesia ku…

Tuesday, July 25th, 2006

entah kenapa hari ini guntur jadi inget ama cerita temen (uda lupa siapa, kapan dan di mana…dia ngomongnya…). certitanya kurang lebih seperti ini:

dia punya temen cewe’ satu angkatan di UGM (guntur lupa jurusan dan angkatannya…)yang jadi lulusan terbaik waktu dia wisuda. Waktu uda selesai wisuda, temen guntur ini ngasi selamata ma dia sambil nanyain rencana dia ke depannya. Kata dia, "Alhamdulillah saya uda di panggil ma salah satu perusahaan oil and gas asal amerika buat kerja di sana." Kontan temen guntur ini senang, kagum sekaligus bangga terhadap temennya yang satu ini, karena telah di beri karunia oleh 4JJI rizky yang sungguh nikmat (bayangin aj, kalau guntur yang jd tu cewe’….senangnya he…he… ^_^).

Namun pas temen guntur cerita ini ke guntur, dia cerita sambil mengungkapkan perasaan hatinya saat tahu kalo ternyata tu cewe’ kerja di perusahaan oil and gas amerika sebagai operator komputer yang mengoperasionalkan peralatan tambang milik tu persahaan. Dengan terus terang dia ngomong ke guntur bahwa perasaan senang, kagum, dan bangga dia waktu dulu, sekarang berubah menjadi sedih….(lho kok bisa ya?)

sebabnya adalah sbb:
coba kita pandang dari sudut pandang nasionalsime Indonesia…(ciyeee….waktu itu dia lg nasionalis bgt dey..), salah satu generasi muda terbaik bangsa kita yang notabene calon penerus bangsa yang nantinya menjadi tulang punggung bangsa ini dalam menjalankan roda kehidupan. Lebih prefer jadi kuli (kasarannya) di negeri orang laen. Kalo di Indonesia katakanlah ada 100 orang lulusan terbaik dari 100 perguruan tinggi ternama (misal aj yah…), terus semuanya itu tertarik untuk kerja di perusahaan asing buat cuman jadi kuli (walopun gajinya nglebihin gaji manajer di Indo…), trus mo di kemanain nasib Indonesia yang katanya siy tanah tumpah darah kita. Gmn nasib Indo kedepan, saat angkatan muda yang seusia kita cuman tersisa "ampas" coz yang sari patinya uda jadi kuli di negeri orang!!! bisa memimpin Indonesia kita tercinta ini untuk bisa bersaing dengan negara-negara tetangga.

nah kalo yang ini guntur tambahin sendiri:
suatu kelucuan jg, bahkan kalo tega bisa di sebut ironi… di satu sisi, bibit terbaik kita di catutin satu persatu dari bumi pertiwi buat cuman jadi kuli.

di satu sisi yang lain, para ekspatriat (orang asing yang kerja di Indo. coz dari pemerintah negara mana…yang melakukan investasi di Indo) dengan alasan "alih teknologi" yang padahal BUKAN !!!
analoginya gini: seorang insinyur (ekspatriat) dari negara manalah terserah… jika dia seorang insinyur yang "pandai" mana mungkin dia mau di kirim ke Indonesia, pastinya pengin pergi ke negara lain yang tingkat peguasaan teknologinya lebih tinggi…tul ga’?
dan pada kenyataannya skill para ekspatriat itu tidaklah lebih jago dari para insinyur kita(ini hasil wawancara dari seorang dosen yang pernah kerja dalam proyek asing di Indo), malah ada pengalaman seorang ekspatriat yang kerja ma tu dosen di pulangin ke negara asalnya (kalo ga salah dari jepang ) gara-gara dia emang ga bisa apa-apa.

dari segi sallary, para ekspatriat juga lebih membebani devisa negara buat ngabayar gajinya yang tingginya selangit, pake dollar US lg…ga sebandinglah kalo di itung-itung besar pasak dari pada tiang. Kata pemerintah siy…gpp bayarannya tinggi asalkan bisa menularkan ilmunya dalam rangka alih teknologi (katanya). Sekarang kita bicara soal definisi alih teknologi, apakah alih teknologi itu?
kalo alih teknologi menurut guntur siy…kita menguasai teknologi asing tersebut secara mendalam baik dalam hal operasional, maintenance, dasar-dasar pembuatan teknologi tersebut dan cara menyempurnakan teknologi yang sudah ada sehingga menjadi lebih usefull, bahkan tidak menutup kemungkinan kita dapat membangun suatu teknologi baru yang lebih baik dari teknologi yang sudah ada tersebut.
Pada kenyataannya, alih teknologi yang sekarangi ini di lakukan cuman sebatas pada tahap operasional ajah…or mentok-mentok sampai tahapan maintenance (itupun cuman maintenance terhadap kerusakan ringan tok..). Jadi mau ga mau kalo ada sesuatu yang ga bener, kita kudu dan wajib bergantung pada pihak asing tersebut yang notabene makan uang devisa lg, bayar ekspatriat lg… dll.

Nah dari hal-hal tersebut diatas dapat di simpulkan, Indonesia tu sebenernya ga kekurangan orang pinter. Sebagai bukti: kemarin barusan Indonesia berhasil jadi juara umum olimpiade fisika dunia, menyisihkan Inggris, Amerika, dan negara-negara eropa yang uda langganan dapet nobel fisika.

Indonesia tu kurang dalam penghargaan dan apresiasi terhadap ilmu dan pengetahuan, terutama pemerintah!!!
gmn ngga’, contoh kasus olimpiade fisika yang sekarang uda membuahkan hasil…dulu pas waktu pertama-pertama Indonesia ikut olimpiade fisika, mana ada pemerintah (depdikbud) mau ngebantu dalam hal sponsorship.
niy sekedar cerita dari seorang peserta olimpiade fisika tahun jadul, dia cerita kalo sekarang mah enak jadi finalis olimpiade fisika yang maju ke tahap internasional, fasilitasnya uda lengkap coz uda di dukung ma pemerintah. Kalo dulu, boro boro fasilitas lengkap, sponsorship cuman mo ngasi kaos doank..tim olimpiade fisika mulai di lirik ma depdikbud setelah dapet penghargaan honorary mentioned. Apalagi sekarang, uda ada hasilnya…juara umum lagi.
Pemerintah tu ga mau ngerintis dari nol, tapi kalo uda berhasil di aku-aku ma mereka (pemerintah…)

coba kalo pemerintah punya inisiatif untuk merangkul bibit muda berkualitas dalam suatu komunitas tersendiri untuk di godog menjadi generasi muda yang bernasionalisme tinggi.  Supaya generasi muda ini dapat memiliki nasionalisme tinggi negara wajib menghargai mereka dengan baik. Kalau tidak ya…kaya sekarang ini…semua pada lari ke luar negeri buat jadi kuli. ga ada yang mau ngebangun bangsa kita ini…terus yang jadi pemimpin ya para "ampas" yang dalam segi kualitas kurang…

he..he…he…ini sekedar pendapat aj…
kalo mang ada yang ga sependapat silakan komentar…

abis ini kayakna guntur pengin nulis tentang moralitas bangsa yang memprihatinkan….^_^
just wait for it….

semoga tulisan ini bermanfaat..

sundanese jishin…

Wednesday, July 19th, 2006

baru satu bulan lalu yogya di guncang gempa…
papua pun jg kena…
lampung pun di goncang…

kini sekarang giliran jawa barat…
kemarin berita bercerita…jakarta gempa…
cilacap, tasik, ciamis, pangandaran di lalap juga oleh gempa

hari ini jakarta di guncangkan lagi…
entah apa lagi yang harus 4JJI "beri…"
agar kita mengerti…
semua ini adalah tanda kebesaran illahi..
bahwa kita ini ibarat sebutir debu…
yang jika 4JJI kehendaki…
kita bisa di terbangkan…lepas tak berbekas..

kita bisa di hempas dengan keras…
oleh gelombang pasang…
seperti umat nabi Nuh..

mari kira berserah diri hanya kepadanya
hentikan kemaksiatan…
syukuri segala nikmat-Nya
karena dunia hanya sebentar saja…
yang maya…
dan sering melenakan kita

jangan tunggu raga kaku…
terbujur beku…

semoga 4JJI memberikan ketabahan
kepada rekan-rekan kita yang tertimpa musibah…
sehingga semua ini menjadi sarana menggugurkan dosa-dosa…
Amin!!

tunjukkan padaku…

Wednesday, July 19th, 2006

tenangkan resahku…
saat ragaku terasa berat
teduhkan jiwaku saat matahari bersinar terlalu pijar
karena dirimu satu satunya yang ku andalkan
saat diriku tak mampu berdiri di sini…
sendiri…

ceritakan sayang
hari hari yang tlah kau lalui
katakanlah sayang semua hal yang kau benci dari diriku
cobalah tuk mengerti keadaan ini
aku rapuh saat jauh darimu…

tunjukkan padaku kau slalu mencintaiku
jadilah pelindung bagi sayangku
aku berjanji selalu menemani langkahmu
dalam setiap helai nafasmu…

bangunkan tidurku
bila kau terjaga lebih dulu
bergegaslah sayang
kita isi makna indahnya hari ini…

^_^
taken from: sheila on 7
…ntar kalo uda lulus aj tur….!!!

BeTe…!!!!

Thursday, July 13th, 2006

BeTe….!!!!!!!!!!
astaghfirullah…..

hari ini drive test deui’…d RS garuda…cibeureum…

Tuesday, July 11th, 2006

jam delapan lewat 15 an…
guntur ma sudi, fathah + alfan masuk kantor..(telat…nunggu alfan…sisirannya lama bgt euy…)

langsung ada job…menggenerate log file.. drive test XL d gdg sate kemarin.
log flile gdg sate lom selesai, uda nunggu job laen…
drive test Telkomsel d RS Garuda, Cibeureum.

ya wis, abis menggenerate log file XL gdg sate, kita meluncur ke RS Garuda…
sampai d sono…kita nyari pak Sukisno…(td di kasi tau ma pak Asep…)
ternyata ga ada…kita nunggu di kantin sambil ngecahrge laptop n’ nyeruput kopi susu….
uenak tenan…

setelah kurang lebih satu jam menunggu…
akhirna yang di tunggu datang lah…
dengan panduan dia…(pak sukisno orang yang mbau rekso di RS Garuda…^_^)
kami (guntur,sudi n’ mas pungky) menelusuri lorong demi lorong, ruang demi ruang, lantai demi lantai RS Garuda…
ada dua gedung..gedung selatan dan gedung utara…
gedung selatan ada 4 lantai…gedung utara cuman ada 3 lantai…
antara 2 gedung di hubungkan denga jembatan yang menyeberangi jalan cibeureum yang macet…(padahal uda dibuat satu jalur..)

di suatu ruangan di lantai tiga…guntur melihat ruangan yang isinya bayi-bayi yang baru lahir..
masih merah…lucu..bgt…^_^….luccccuuuuuu…..betapa bahagianya bapak dan ibunya…

hampir tiga jam kami melakukan drive test…akhirna semua lantai sudah terjelajahi…
terus kita pulang….

eh..ditengah jalan mas ipunk ngingetin kita..
ternyata masi kurang…
tadi kita ga melakukan frequensi scanning…

ya wis akhirna terpaksa balik lg…
n melakukan freq scann di lantai dua ma lantai tiga…
setengah jam  berlalu…akhirna selesai sudah freq scann yang kita lakukan…
ternyata di RS garuda makai kanal #53 ma #696 (telkomsel)

abis itu balik ke kantor…
makan siang pake sate sapi..(padahal biasanya ga makan siang….)
terus sholat…

n’ buat report drive test hari ini…
soalna udah di minta ama pihak telkomsel…
ya uda akhirna kita berpacu dengan waktu…asyik bgt…
kali ini kita buat laporan pake Map info, excell, TEMS….

akhirna sekitar jam 4 semua uda selesai…
lega bgt…(tinggal laporan aja ma pak budi…asman JTS…^_^)

ayo semangat…ganbatte..!!!
malam ini ngoprek  TA yuk…^_^

TA….

Monday, July 10th, 2006

uda bisa di run lg..^_^
ganbatte…!!!!