Archive for May, 2006

aceh, jogja, papua, mana lagi ya?

Tuesday, May 30th, 2006

ya 4JJI…Yang Maha Perkasa…
segala hidup dan kehidupan yang ada hanyalah milikmu semata…

semoga rahmat dan ridhomu selalu terlimpah pada kami
hamba-hamba-Mu yang dhoif ini…

sebenarnya apa yang tengah terjadi pada tanah airku ini?
begitu banyak "peringatan" yang kau berikan…bertubi-tubi…
tsunami di aceh…kau cabut kembali  200.000 nyawa-nyawa kami…
belum kering luka aceh…Kau beri kami luka lagi…
gempa di jogja…Kau datangkan maut, dan menjemput 6.000 jiwa-jiwa kami…
luka jogja yang masih menganga…ternyata belum cukup bagi-Mu…
papua kau goncangkan juga…
entah berapa maut yang kau jemput di sana ??

semua ini memang salah kami…
hati kami (mengkin)telah menggumpal, sehingga jiwa dan pikiran kami menjadi bebal
dan Engkau-pun mulai "sebal" dengan segala tingkah laku kami yang "nakal"…

terimakasih ya 4JJI…
dengan musibah-musibah yang Kau beri…
adalah pertanda…bahwa diri-Mu..
masih sayang pada kami…
kami yang selalu mengabaikan kasih sayang-Mu…

* wahai rekan-rekan sesama manusia…
ingatlah selalu dunia adalah persinggahan sementara…
ibarat kita hanya meneguk segelas air…
nikmatnya hanya sampai di tenggorokan saja…
hanya sekejap saja…
kejarlah akhiratmu…
barang siapa hanya mencari dunia…maka dunia akan memperbudaknya…
barang siapa mencari akhirat…maka niscaya dunia akan "melayani"nya
sesungguhnya kehidupan yang sesungguhnya di mulai saat kita mati…
cukup aceh, jogja dan papua saja…
jangan menunggu gempa terjadi (entah) di kalimantan, sulawesi, bali, atau di daerah kalian sendiri..
jangan menunggu saat-saat kita di jemput oleh maut…
saat dimana kita sekarat…
tertimbun reruntuhan bangunan yang berat…
karena saat itu sudah terlambat…
untuk kita bertobat….

setelah aceh, jogja, dan papua…
mungkin tempat kita…?

31 mei 2006
ble’-'dhek

jogja daijishin…

Tuesday, May 30th, 2006

Jam enam lebih seperempat…
Orang-orang masih dalam lelap dengan selimut merapat…
Goncangan dahsyat menggoyang dengan pekat
Jeritan terdengar menyayat…
Adalah 2 menit yang terasa sangat lambat (saat itu)…

Derap langkah maut terdengar menjemput…
Aral yang melintang…tidak dapat di hadang…
Inikah rahasia-Mu…??
Janji-Mu…?
Indah bumi-Mu "menggeliat", untuk membuat kami (kembali)ingat…
Semua adalah milik-Mu…
Hanya saja…hati kami sudah tuli…jiwa kami sudah buta…
Illahi robi…ampuni dosa-dosa kami…
(atas)Nikmat-Mu…yang selama ini kami kufuri…yang selama ini kami ingkari…

bandung, 31 Mei 2006
ble’-'dhek