Kukurung angin
Sajak Hayat
Kukurung angin
Yang membawa cinta darimu
Sebagai teman paru-paruku
———————————————————————–
Diam Saja di Situ
Sajak M.I Ghozali
Kau selalu diam
Tapi aku selalu bicara
Kau hanya sedikit tersipu
Tapi itu cukup membuatku bahagia
Apakah kau paham akan cinta
Aku tak peduli
Apakah aku terlalu bernafsu
kau pun tampak tak peduli
Diam saja di situ
Sampai hatiku selesai melukismu
Tak perlu cair bekumu itu
Biarlah kau ada dalam bisu
======================================================================
Punah Cinta
Sajak Agustinus Wahyono
tak’kan kuhujat sepi
meski kau sayat hati
***
babarsariyogya, 27 austus 2002
==========================================================================
Ijasah
Sajak Apiko Joko Mulyono
Kertas ini jadi maha penting
karena ditempeli fotoku.
=======================================================================
Sajak Wanita
Sajak Apiko Joko Mulyono
Bukan buah,
meski sama-sama bisa kita kunyah.
Bukan kuda pedati,
meski sama-sama bisa kita naiki.
Bukan sawah pak tani,
meski sama-sama bisa kita cangkuli.
Bukan si pandir dungu,
meski sama-sama (terkadang) bisa kita tipu.
Bukan piagam perhargaan,
meski terkadang kita banggakan.
Bukan piala,
meski tak jarang jadi bahan rebutan.
Jakarta, 27 Agustus 2002
=======================================================================
Mengartikan Luka
Sajak Qnonk
luka yang tak dapat
kuterjemahkan itu
terdefinisikan sudah:
aku masih menyayangimu.
yk,050802 23.02
=======================================================================
Lobang Besar di Eternit Kamar
Sajak Adi Sulistyo
seminggu yang lewat,
seorang anak berusia 12 tahun jadi mayat,
karena jatuh dari atap
ketika mengintip ibunya yang janda ditiduri Pak Camat
Adi J. Veckoke
=======================================================================